Seluk Beluk Bertelepon

  1. 1. Pendahuluan

Di zaman modern ini teknologi semakin canggih. Komunikasi jarak jauh tidak lagi menjadi masalah karena tercipta alat komunikasi seperti telepon dan handphone. Alat telekomuniksi yang paling banyak digunakan adalah telepon dan handphone. Dalam penggunaannya diperlukan etika bertelepon yang benar. Sama halnya dengan makan, duduk, berpakaian, bertelepon pun juga harus memiliki etika. Simak seluk beluk bertelepon serta beberapa etika yang mungkin dapat memperbaiki kualitas dan kemampuan kita berkomunikasi melalui telepon dan handphone

  1. 2. Isi

Komunikasi jarak jauh dapat dilakukan dengan bermacam-macam alat. Dalam makalah ini penulis hanya akan menyajikan dua alat komunikasi saja yaitu menggunakan telepon dan handphone.

 

Telepon

Pengertian telepon

Alat telekomunikasi yang paling banyak dipergunakan adalah telepon.  Dengan adanya telepon sebagai sarana komunikasi, penyampaian informasi dari suatu pihak kepada pihak lainnya semakin efektif dan efisien. Telepon berasal dari kata tele yang berarti jauh dan phone yang artinya suara berhubungan. Telepon yaitu penyampaian informasi dari suatu pihak kepihak lainnya dari jarak jauh, baik dalam lingkungan sendiri maupun lingkungan kantor.

 

Etika Berkomunikasi Dalam Bertelepon

Dalam bertelepom juga memiliki etika. Berikut ini adalah etika yang harus diperhatikan dalam bertelepon.

  1. Pegang gagang telepon dengan baik. Hal ini penting untuk menghindarkan suara yang kita keluarkan tidak jelas. Perhatikan juga jarak telepon, jangan  terlalu dekat ataupun terlalu jauh dengan mulut kita.
  2. Usahakan nafas kita pada saat berbicara tidak terdengar seperti mendengus di telepon.
  3. Ucapkan salam baik pada saat kita menelepon atau menerima telepon, seperti selamat pagi, selamat siang, selamat sore, dsb. Jika menerima telepon di kantor biasanya kita sebutkan identitas perusahaan, salam, nama dan kalimat “Ada yang bisa saya bantu?”. Dan jangan lupa tanyakan identitas penelepon dengan kalimat “Boleh tahu dengan Bapak/Ibu/Mas/Mbak siapa saya bicara?”.
  4. Gunakan “smiling voice” selama pembicaraan berlangsung, bahkan sejak pertama mengucapakan salam. Agar suara kita enak dan empuk didengar, kita harus selalu tersenyum saat berbicara dan suara kita harus berada pada posisi suara rendah (tidak melengking).
  5. Selama pembicaraan jaga kecepatan bicara kita (pitch control) agar tidak terlalu cepat dan terlalu lambat.
  6. Simak baik-baik pesan atau kalimat yang diucapkan lawan bicara. Jangan memotong pembicaraan. Bila perlu mencatat, siapkan selalu alat tulis di dekat kita. Apabila tidak mengarti, tidak ada salahnya kita melontarkan pertanyaan.
  7. Simpulkan hal-hal penting sepanjang pembicaraan sebelum mengakhiri pembicaraan.
  8. Akhiri pembicaraan dengan pertanyaan “apakah ada lagi yang bisa kita bantu?” atau ada hal-hal penting yang terlewat untuk disampaikan. Bila tidak maka ucapkan terima kasih dan jangan lupa ucapkan kembali salam.
  9. Yang menghubungi atau menelepon adalah yang meletakkan/menutup gagang telepon terlebih dahulu.

Perilaku yang harus diperbaiki dalam bertelepon:

Agar komunikasi dalam bertelepon dapat berjalan dengan lancer dan informasi dapat tersampaikan dengan baik, kita harus memperhatikan etika dan perilaku dalam bertelepon. Berikut ini merupakan perilaku yang harus diperbaiki dalam bertelepon.

  1. Memotong pembicaraan.
    1. Bertingkah kasar.
    2. Pura-pura tak mendengar.
    3. Tanpa aturan.
    4. Aturan minim.
    5. Membesar-besarkan kenyataan alias bohong.

Tata Cara Interlokal

  • Bagi kota yang telah mendapat pelayanan SLJJ, tata caranya sebagai berikut:
  1. Putar nomor kode wilayah.
  2. Putar nomor lokal yang dikehendaki.
  3. Putar nomor 100.
  4. Setelah operator menjawab, segera beritahukan nomor telepon kita dan nama kantor.
  5. Menyebutkan nama kota dan nomor telepon kantor/orang yang dipanggil.
  6. Menyebutkan jenis permintaan yang dikehendaki, yaitu biasa atau segera.
  • Bagi yang belum mendapat fasilias SLJJ ( melalui operator ), tata caranya sebagai berikut:

Tata Cara SLI ( Sambungan Langsung Internasional )‏

  • Hubungan telepon ke luar negeri tanpa melalui operator. Caranya, misal dari Indonesia : 001 + kode negara + kode wilayah + nomor telepon tujuan.
  • Hubungan telepon Internasional melalui operator, pertama putar nomor 101, langkah berikutnya sama dengan permintaan hubungan Internasional.

 

Transfer Charge Collect Call

Transfer Charge Collect Call yaitu biaya percakapan telepon yang dibayar oleh penerima telepon. Caranya :

  1. Hubungi operator
    1. Beritahu kita akan menghubungi siapa tetapi biaya ditanggung oleh penerima
    2. Tunggu beberapa saat, operator akan menanyakan kepada orang yang dipang-gil, untuk meminta persetujuan pembayaran biaya telepon

Handphone

Pengertian

Handphone adalah alat komunikasi, baik komunilaki jarak dekat maupun jarak jauh. Alat ini merupakan alat komunikasi lisan atau tulisan yang dapat menyimpan pesan dan sangat praktis untuk dipergunakan sebagai alat komunikasi karena bisa dibawa kemana saja.

Cara menggunakan handphone

Cara penggunaan handphone cukup mudah untuk dipahami. Pada zaman ini dari anak-anak sampai orang tua hampir semua mengenal dan dapat mengoperasikan handphone. Pada umumnya cara menggunakan handphone adalah sebagai berikut :

a. Cara mengirim berita

Cara mengirim berita melalui handphone dapat diikhtisarkan sebagai berikut:

· Tekan tombol yang dituju

· Mulailah untuk berbicara

· Sesudah selesai pembicaraan, tekan tombol No

b. Cara menerima berita

Cara menerima berita melalui handphone dapat diikhtisarkan sebagai berikut:

· Tekan tombol Yes

· Dengarkan pembicaraan

· Tekan tombol No jika pembicaraan sudah selesai

 

  1. 3. Penutup

Demikianlah makalah kami megenai seluk beluk dan sopan santun dalam bertelepon menggunakan telepon dan handphone. Dalam bertelepon baik menggunakan telepon ataupun handphone harus meggunakan sopan santun yang baik. Semoga makalah kami dapat memberi pengetahuan dan manfaat bagi pembaca dalam bertelepon.

 

.

 

 

 

 

 

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s