Meningkatkan Kemampuan Membaca

Pendahuluan: Memerangi Kelebihan Beban Informasi

Melalui buku ini, pembaca diharapkan mempunyai kemampuan membaca yang lebih besar daripada yang dimiliki, sebagaimana diduga oleh para guru komunikasi. Pembaca dapat mengambil keputusan yang lebih baik mengenai apa yang harus dibaca, kapan, dan dimana. Pembaca akan dapat mengorganisasikan bacaan dengan lebih baik pula, belajar kapan dan bagaimana membaca untuk pengenalan (termasuk untuk hiburan), dan juga membaca untuk pengetahuan atau secara mendalam. Pembaca tidak hanya akan membaca kata-kata dengan lebih cepat namun akan menggunakan beberapa teknik untuk mengerti kata-kata itu dengan lebih baik.

Bagian selebihnya dari buku ini membicarakan cara untuk membaca demi kekuatan. Buku ini juga mengungkapkan pentingnya membaca dengan baik dan memperlihatkan bagaimana caranya meningkatkan keterampilan membaca.

Mimpi yang Hancur Berantakan: Bagaimana Kemampuan Membaca dapat Membentuk atau Menghancurkan Anda

Kemampuan membaca dapat membentuk atau menghancurkan. Dengan kemampuan membaca yang baik, kita dapat melakukan kegiatan membaca yang bertujuan untuk bermacam-macam hal dengan baik pula. Namun orang yang tidak memiliki kemampuan membaca yang baik akan sangat sulit untuk melakukan itu.

Terlalu Banyak yang Harus Dibaca dan Terlalu Sedikit Waktu: Bagaimana Memutuskan Apa yang Harus Dibaca dan Kapan Membacanya

Ada terlalu banyak yang harus dibaca dan terlalau sedikit waktu untuk membacanya. Oleh karena itu, kita perlu memilah apa yang kita, kapan , dan dimana. Pilihan terletak pada jawaban terhadap pertanyaan yang nyaris bergantung kepada penyederhanaan: “ Mengapa membacanya?” Anda todak perlu membaca apapun jika anda tidak mempunyai kebutuhan atau keinginan untuk mengetahuinya.Bacalah sesuatu yang perlu anda ketahui.

  • Menyeleksi dan Memilih

    Dalam membaca kita tidak harus membaca semua yang ada, namun kita bisa menyeleksi dan mimilih bacaan yang kita butuhkan. Itulah salah satu alasan mengapa penerbit membuka produk merata dengan daftar isi. Mereka eminta anda untuk memilih apa yang anda rasa harus anda baca. Disini pembacaan sekilas (scanning) akan sangat membantu.

    Arahkan pandangan anda sepanjang daftar isi tersebut. Bila ada sesuatu yamh menarik perhatian anda, entah karena anda perlu mengetahuinya atau menginginkannya. Bila tidak ada yang menarik perhatian anda, singkirkan buku itu atau kembalikan ke rak.

    • Di mana dan Kapan

      Di mana dan kapan membaca hampir sama pentingnya dengan mengapa dan apa. Tempat dan waktu bergantung kepada seberapa besar anda perlu atau ingin mengingat apa yang anda baca. Segera sesudah anda memisahkan bahan menjadi kebutuhan untuk membaca dan keinginan ntuk membaca dan sesudah memilih apa yang harus dibaca, di mana, dan kapan, kita perlu mengorganisasi bacaan berdasarkan prioritas.

      Intisari Pengendalian Keranjang Surat Masuk

      • Siapa yang menginginkan saya untuk membacanya?

        Dalam membaca kita harus memperhatikan “siapa yang menginginkan saya untuk membacanya?”. Jika bacaan tersebut penting untuk dibaca, maka segeralah membacanya.

        • Apa yang akan terjadi bila saya tidak membacaya atau tidak membacanya sekarang?

          Bagian kedua ini mengacu pada konsekuensi positif dan negatif. Ada tiga hal yang harus diprioritaskan, yaitu:

          a. Apa yang penting?

          b. Apa yang diperlukan dengan segera?

          c. Peranan apa yang dimainkannya?

          Namun, bila masih belum yakin mengenai prioritas, tanyakan:

          1. Apa yang bergantung kepada bacan saya sekarang ini?
          2. Apalagi yang tidak akan terjadi bila saya tidak membacanya?
          3. Bila saya tidak membacanya, apakah saya atau orang lain akan dapat mengerjakan hal-hal lain?
          4. Bagaimana tidak membaca hal ini mempengaruhi orang lain atau proses lain?

          Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan tersebut akan memberitahuperanan apa yang dimainkan bahan bacaan tersebut. Kita dapat mengetahui pula bacaan mana yang harus dibaca lebih dahulu dan kapan. Ringkasnya, untuk mendapatkan kendali atas kebiasaan anda dalam membaca, belajarlah memisahkan apa yang perlu anda ketahui dan perlu anda baca.

          Membaca versus Kemampuan Membaca

          • Membaca versus Mendengar

            Konfusius mengatakan sesuatu yang masih masuk akal: katakan kepada sya dan saya lua, Perlihatkan kepada saya dan sya ingat, biarkan saya melakukannya dan saya mengerti. Karena kata-kata yang diucapkan berlalu lebih cepat melalui kesadran daripada kata yang tertulis, kebanyakan orang menyimpan sekitar setengah dari apa yang mereka dengar dibandingkan dengan apa yang mereka bicara.

            Baca apa yang dikatakan seseorang, dan cetakan tersebut melengkapi anda dengan ingatan yang tidak mungkin salah. Anda dapat selau melihat apa yang tidak anda ingat. Namun yang lebih penting, apa yang tidak anda mengerti pada mulanya, anda dapat belajar lebih cermat dengan kecepatan anda sendiri dan dengan cara sendiri.

            • Kosakata

              Kebanyakan orang membaca dengan dangkal, menyaring kata-kata yang tidak mereka mengerti dan membiarkan konteks membawakan makna kata-kata yang baru. Bila ada sesuatu yang cukup pentinguntuk dibaca, maka sesuatu itu cukup penting untuk dimengerti. Selain itu, membaca kamus adalah salah satu cara yang digunakan oleh para penulis untuk mengembangkan kosakata yang lebih baik dibandingkan kebanyakan orang.

              Saat membaca, setiap kali mendapatkan suatu kata atau frase yang tidak dimengerti, catatnya dan cari makna di kamus. Gunakan kembali kata atau frase itu setidaknya dalam satu kalimat dan gunakan pada setiap kesempatan yang sesuai. Kata atu frase itu segera menjadi milik kita.

              • Kedangkalan

                Ketika orang menyaring kata-kata yang mereka tidak ketahui, mereka kehilangan kedalaman  yang mungkin mereka perlukan untuk pengertian yang lengkap atas apa yang penting secara dangkal dapat menimbulkan konsekuensi yang serius. Kurangnya kosakata bukanlah satu-satunya sebab kedangkalan. Pengalihan perhatian juga menganggu pemahaman dan menyebabkan kurangnya kedalaman.

                • Kelambatan

                  Membaca dengan cermat bukan berarti membaca dengan lambat. Dengan mem-baca lambat malah akan membuat kehilangan rangkaian gagasan. Pembaca lambat biasanya menyuarakan apa yang mereka baca, entah di dalam hati atau dengan suara keras. Hal ini melambatkan kecepatan membaca hingga mendekati kecepatan mendengar. Satu lagi sebab dari membaca lambat adalah gerakan mata yang berlebihan. Saat membaca mata bergerak bolak-balik sepanjang baris teks dan biasanya satu demi satu kata.

                  Untuk dapat membaca dengan baik, sebaiknya kebiasaan tersebut dihindari. Dibutuhkan waktu agar terbiasa dengan kegiatan membaca yang hening dan menyeluruh, tetapi akan terasa menjadi lebih mudah dan semakin mudah bila berlatih setiap kali membaca sesuatu.

                  • Pembacaan Ulang

                    Kebanyak orang memperlambat diri mereka sendiri dengan pembacaan ulang yang tidak perlu. Pembacaan ulang sangat mengganggu proses membaca. Sebaiknya saat membaca pilihlah unsur esensial yang dirasa perlu untuk diingat dan buat catatan mental mengenai unsur tersebut. Dapat juga dilakukan dengan menandai dengan pena berwarna. Bila suda selesai membaca, coba ingat pokok-pokok yang menonjol itu.

                    Bila anda mempunyai kendali yang lebih besar atas cara anda membaca, anda bisa mendapatkan lebih banyakdari semua yang lewat di depan anda. Anda mengerti bahan bersangkutan lebih banyak, dan dengan pengertian, anda meningkatkan ingatan anda pula. Apa yang tidak apat anda ingat, tinjau kembali. Peninjauan kembali membedakan membaca untuk pengenalan dan membaca untuk pengetahuan (membaca secara mendalam).

                    Membaca untuk Pengenalan

                    Membaca untuk pengenalan berarti membaca mendapatkan inti dari pokok bahasan tanpa mengembangkan pengertian yang tuntas. Membaca untuk pengenalan berarti mengumpulkan informasi untuk pemakaian yang terbatas. Selanjutnya informasi tersebut tersdia untuk pemeriksaan yang lebih ekstensif bila diperlukan. Jadi, anda membaca sekilas, meninjau, atau menyaring.

                    • Pembacaan sekilas (scanning)

                      Membaca sekilas berarti hanya mencari bahan yang relevan atau berhubungan langsung, fakta atau gagasan khusus. Membaca sekilas dapat juga dilakukan dengan memperhatikan judul, mencari artikel yang menarik perhatian, dan menelusuri informasinya dengan cepat. Membaca sekilas menghemat waktu. Teknik membaca ini memfokuskan perhatian dengan tajam dan menghilangkan kekusutan mental.  Dengan menyoroti satu potongan kecil ahan yang penting, membaca sekilas membantu mengambil keputusan tentang bentuk lain membaca untuk pengenalan, seperti peninjauan.

                      • Peninjauan (previewing)

                        Peninjauan memberi kesempatan untuk memutuskan tentang apa yang harus disaring dan apa yang harus dibaca secara mendalam. Bila anda memutuskan untuk membaca suatu artikel atau bab dari sebuah buku, henat banyak waktu anda dan energi mental dengan membaca judul serta subjudul. Mungkin ternyata bahwa judul artikel atau bab lebih menarik daripada teksnya, tetapi bila bahannya masih menarik minat, tinjaulah atau lebih baik saring dan baca yang perlu diketahui secara mendalam.

                        • Penyaringan (scimming)

                          Penyaringan berarti menggerakkan mata dengan cepat untuk menelusuri halaman dengan membaca judul, subjudul, kalimat topik, dan kata-kata isyarat yang menyediakan lebih banyak dari sekadar gagasan yang menonjol yang ditangkap sewaktu melakukan peninjauan. Penyaringan mirip dengan pembacaan sekilas.

                          Membaca untuk pengetahuan yang Mendalam

                          Membaca untuk pengetahuan yang mendalam dapat dilakukan dengan menetapkan tujuan dan sasaran, menetapkan prioritas, menaruh perhatian cermat, dan membuat catatan secara efektif. Berikut ini akan dijelaskan mengenai masing-masing hal tersebut.

                          1. Penetapan Tujuan

                          Membaca untuk memperoleh semua informasi yang esensial di dalam teks atau membaca untuk mendapatkan isi dengan menetapkan tujuan dan sasaran membaca, menegakkan prioritas, menaruh perhatian dan menulis kerangka. Memutuskan mengapa anda membaca seauatu menghasilkan tujuan dan sasaran yang mengidentifikasi bahan yang palingpentinguntuk dibaca dan diingat. Tujuan anda membantu anda menggabungkan apa yang perlu diketahui, dan gabungan nya menjadi penggerak yang kuat.

                          Bila orang memiliki kebutuhan untuk mengetahui sesuatu, mereka menggali secara antusias ke dalam tugas pencarian. Tujuan dan sasaran mengarahkan peninjauan, penyaringan, dan pembacaan sekilas yang anda lakukan. Tujuan dan sasaran menunjukkan apa yang harus disimpan dan dimana menemukan sesuatu bila anda memerlukannya.

                          • Pemberian Perhatian

                            Untuk menaruh perhatian, harus melibatkan diri sepenuhnya. Menyiapkan diri untuk membaca adan membersihkan pikiran dari semuanya. Harus fokus pada judul atau ringkasan bahan yang akan memberi petunjuk. Tidak ada ruginya memulai untuk menulis sasaran dan apa yang harus didapat dati bacaan yang ada. Disinilah pembuatan catatan menjadi penting dilakukan untuk mengembangkan kosakata dan peninjauan atau pengertian.

                            • Pembuatan Catatan
                            • Pengembangan kosakata

                              “Biarkan saya melakukan, dan sya mengerti.” Dalam kalimat tersut, “melakukan” berarti mengambil peran aktif dalam belajar sendiri. Ketika membaca untuk pengenalan, pembaca secara aktif menyeleksi informasi yang ingin diserap dan menolak selebihnya. Seringkali saat membaca kita menemukan kata-kata sulit, disinilah membaca dengan kamus di tangan menjadi penting. Dengan begitu kosakata yang kita miliki menjadi berkembang.

                              Berikut ini adalah sebuah format sederhana untuk mengembangkan kosakata. Format ini terdiri atas: (1) kata yang dipelajari, (2) bagian cara berbi-cara yang dipenuhinya, (3) makna atau beberapa makna, dan (4) pemakainnya.

                              • Peninjauan dan pengertian

                              Membaca untuk pengetahuan dimulai dengan peninjauan dan penya-ringan untuk gambaran umum mengenai pokok bahasan dan rasa untuk sudut pandang si penulis. Untuk meningkatkan kemampuan anda dalam membaca, anda perlu menuliskan catatan dalam kata-kata sendiri. Ketika membuat catatan dengan kata-kata sendiri, sama saa menanamkan gagasan, konsep, instruksi di dalam benak. Pembuatan catatan juga memberi rekaman tertulis untuk peninjauan cepat ketika memerlukan bacaan tersebut.

                              Kesimpulan

                              Ledakan informasi tidak perlu menyapu bersih diri anda. Dunia kita adalah dunia yang memiliki informasi paling baik yang pernah dikenal. Anda dapat mengendalikan apa yang anda baca, menyingkirkan apa yang tidak sesuai dengan kebutuhan. Dan dapat mengendalikan sejauh mana anda menyerapsemua banjir informasi yang menyerbu diri anda.

                              Baca untuk pengenalan. Baca sekilas, tinjau, dan saring. Memisahkan semua bahan dan menemukan apa yang perlu dibaca untuk pengetahuan. Kemudian seranglah secara tuntas dan menjauh dengan mengetahui dan mengerti apa yang dibaca dengan menghentikan arus bacaan guna membuat catatan untuk pengembangan kosakata atau untuk peninjauan.

                              Membaca untuk pengenalan dan membaca secara mendalam tidak bertentangan satu sama lain. Yang satu mengurangi kekusutan dan membantu anda berfokus pada hal-hal yang paling bermakna untuk yang lain. Keduannya dapat digunakan untuk meningkatkan kemampuan anda dalam membaca.

                               

                              Tinggalkan Balasan

                              Please log in using one of these methods to post your comment:

                              WordPress.com Logo

                              You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

                              Twitter picture

                              You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

                              Facebook photo

                              You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

                              Google+ photo

                              You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

                              Connecting to %s